4 Mei 2018

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK, SLB JABAR 2018

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Sekolah Menengah Atas (SMA)Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)Sekolah Luar Biasa (SLB)Tahun Ajaran 2018/2019

Provinsi Jawa Barat



         A.       LANDASAN HUKUM
-          Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
-          Undang-undang No. 23 Tahum 2014 tentang Pemerintahan Daerah
-         Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah     No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
-      Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 17 Tahun 2017  Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk lain yang sederajat.
-   Peraturan Daerah Provinsi Jawa barat Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan
-      Peraturan Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru SMA, SMK, SMA LB, SMA Terbuka, dan SMK Terbuka

           B.      ASAS PPDB
-          OBJEKTIF
-          TRANSPARAN
-          TIDAK DISKRIMINATIF
-          AKUNTABEL

          C.      KETENTUAN UMUM  
          Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan layanan pendidikan guna memenuhi yang            bermutu dan berkeadilan dengan menerapkan asas objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa                diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan di Daerah Provinsi

          D.      DAYA TAMPUNG, ROMBONGAN BELAJAR, DAN KUOTA TIAP JALUR PPDB
1.     Rombongan Belajar SMA atau bentuk lain sederajat, dalam satu satuan pendidikan paling sedikit berjumlah 3 (tiga) rombongan belajar, paling banyak berjumlah 36 rombongan belajar dengan jumlah masing-masing tiap tingkat sebanyak 12 rombongan belajar.
2.    SMK atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 72 rombongan belajar, masing-masing tingkat paling banyak 24 (dua puluh empat) rombongan belajar.
3.  Bagi sekolah yang pada tahun sebelumnya masih terdapat peserta didik kurang dari 15 dalam 1 (satu) kelas atau rombongan belajar dan mempunyai lebih dari 72 rombongan belajar, maka secara bertahap wajib menyesuaikan hingga paling lambat 3 tahun.
4.    Jumlah peserta didik SMA dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20 (dua puluh) dan paling banyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik.
5.    Jumlah peserta didik SMK dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 15 (lima belas) dan paling banyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik.

          E.       JALUR PPDB
-          Keluarga Ekonomi Tidak Mampu
-          Dilindungi UU-Guru dan ABK atau DISABILITAS
-          Penduduk Setempat
-          Nilai Hasil Ujian Nasional
-          Prestasi atau Bakat Istimewa

           F.       RANCANGAN KUOTA TIAP JALUR PPDB 2018
a.       Zonasi dalam wilayah Provinsi 90% :
-       90% Zonasi Radius Terdekat : 20% Keluarga Tidak Mampu, 5% Penduduk Setempat,   5% UU, ABK, 10% Prestasi, 50% Nilai Hasil UN
b.       10% Luar Wilayah Prov Kecuali di daerah perbatasan :
-       5% Prestasi
-       5% Nilai Hasil UN


          G.      CALON PESERTA DIDIK SMA, SMK, dan SLB
-          Berusia paling tinggi 21 tahun, TKLB 5 tahun, SDLB 7tahun, SMPLB 15 tahun
-    Memiliki ijazah /STTB SMP/sederajat, lulusan tahun berjalan atau tahun sebelumnya (kecuali untuk SMPLB dan SDLB tidak dipersyaratkan)
-   Memiliki SHUN SMP/bentuk lain sederajat (Kecuali CPD berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas dan lulusan dari sekolah Luar Neger tidak dipersyaratkan)
-        Peserta didik jalur nonformal dan informal di SMA, SMK atau bentuk lain yang sederahat dapat diterima setelah lulus ujian kesetaraan Paket B, dan lulus tes kelayakan dan penempatan yang diselenggarakan oleh SMA, SMK atau bentuk lain yang sederajat yang bersangkutan.
-   CPD dari Sekolah LN dengan Sistem Pendidikan LN melakukan konversi atau tes kelayakan

          H.      DOKUMEN PERSYARATAN PENDAFTARAN
1.       Foto copy Akta Kelahiran
2.       Foto copy Ijazah
3.       Foto copy Setifikat Hasil Ujian Nasional
4.       Foto copy Kartu Keluarga
5.       Foto copy Kartu Tanda Penduduk Orang Tua
6.       Surat Kelakuan Baik
7.       Surat Tanggung Jawab Mutlak Orang Tua
8.       Pas Photo Siswa uk 4x6 sebanyak 3 buah
9.       Dokumen khusus sesuai jalur yang ditempuh :
-      Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan bagi calon peserta didik dari KETM, dana tau dokumen lain yang mendukung bukti ketidakmampuan secara ekonomi seperti ekonomi seperti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kartu Indonesia Sehat (KIS)
-        Data Hasil Diagnosa Psikolog atau Pakar dari perguruan tinggi layanan khusus atau Research Center atau kelompok kerja inklusi bagi peserta didik berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas.
-        Surat Keterangan dari Pimpinan Tempat Bertugas Orang Tua calon peserta didik bagi calon peserta didik yang dilindungi Undang Undang Guru, serta SK Pembagian tugas mengajar.
-     Kartu Keluarga calon peserta didik yang menunjukkan telah menetap pada tempat domisili sekurang-sekurangnya selama enam bulan , bagi peserta didik warga setempat di sekitar satuan pendidikan yang dituju.
-       Piagam / Sertifikat yang dilegalisasi atau PIALA / MEDALI dengan surat keterangan dari panitia atau pihak berwenang.

-          Dokumen asli dari dokumen yang di fotocopy disertakan untuk diverifikasi oleh panitia pendaftaran di satuan pendidikan
-          Selanjutnya pendaftar akan menerima Surat Tanda Bukti Pendaftaran

           I.        KETENTUAN SEKOLAH PILIHAN SMA
1.       KETM, UUG, ABK, Warga Setempat :
a.       Dua pilihan sekolah
b.       Pilihan 1 dekat domisili
c.       Pilihan 2 swasta
d.       Jika tidak diterima, dapat daftar kembali ke jalur NHUN

2.       NHUN
a.       Tiga pilihan sekolah
b.       Pilihan ke 1 Bebas
c.       Pilihan ke 2 Dekat domisili
d.       Pilihan ke 3 Swasta

3.       Prestasi
a.       Dua pilihan sekolah
b.       Pilihan 1 bebas
c.       Pilihan 2 Swasta
d.       Jika tidak diterima, daftar kembali ke jalur NHUN

          J.        KETENTUAN SEKOLAH PILIHAN SMK
1.       EKTM, UUG, ABK, Warga Setempat
a.       Satu program keahlian / kompetensi keahlian yang berada dalam satu SMK
b.       Pilihan WAJIB dekat domisili

2.       NHUN
a.       Tiga pilihan Program keahlian / kompetensi keahlian yang berada dalam satu SMK atau 2 SMK di seluruh Daerah Provinsi Jawa Barat
b.       Pilihan satu bebas, pilihan lain WAJIB dekat domisili

          K.      KETENTUAN SEKOLAH SLB
a.          TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB :
-          Pilihan satu bebas, sesuai kekushusan kebutuhan

b.       Persyaratan :
-          TKLB dan SDLB tidak dipersyaratkan Ijazah dan SHUN
-          SMPLB dan SMALB tidak dipersyaratkan SHUN

c.       Seleksi :
-          Verifikasi dokumen persyaratan
-          Hasil assessment kekhususan


Sumber : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Tipe Kecerdasan Anak